Selasa, 10 Oktober 2017

contoh Rencana Bisnis



TUGAS PENGANTAR BISNIS

Nama Kelompok : 4
v     Rini Wulandari(A1A016123)
    Rustam Alaiq(A1A016129)
v    Sarwo Edi Wibowo(A1A016131)
v   Sopan Ardiyan(A1A016135)
v    M. Zainul Ihsan Majdi ( A1A016099)
    Selly Novia Wulandari(A1A016133)
v   Rosdiatul Amni(A1A016127)
v   Nora Ayu Harpaini(A1A016101)
v    Rosa Mei Ardini(A1A016125)
v    Yolanda rizki wardani(A1A016157)
v   Nurdiyanti Rukmana(A1A016105)
  Putri Prahatini Haeni(A1A016115)













Nama perusahaan
Kripik Ubi Mercon

outlet :  Jl. Patimura no 11 Gomong Barat Mataram
             Telp 082385662543
                                             
Delivery Hotline Serice           :  083129903215
Email                                       :  Oppenk155@gmail.com
                                                        Bowowibowo354@yahoo.co.id


                                                                          




1.      Deskripsi konsep bisnis
Salah satu bentuk usaha dagang yang menawarna salah satu hasil bumi yang diolah menjadi makanan lezat dan disukai oleh masyarakat. Bisnis ini akan direncanakan untuk didirikan pada tahun 2017.
Bisnis kripik ubi mercon ini menggunakan bahan baku ubi yang sudah dikenal masyarakat. Walaupun masyarakat sudah tidak asing lagi dengan ubi tetapi disini kita mengolah ubi menggunakan campuran bumbu yang belum pernah dicoba masyarakat.
2.      Tujuan dan sasaran
2.1              Tujuan
Bisnis keripik ubi mercon adalah bisnis yang memfokuskan diri pada usaha dagang dimana tujuannya terutama dalam bidang kuliner memberikan cita rasa baru yaitu dengan menggunakan bumbu khas sasak yang terkenal pedas.
Dengan direncanakannya bisnis ini di harapkan dapat membuka  kesempatan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar tempat produksi.   
Dan meningkatkan pendapatan ,baik pemilik perusahaan maupun masyarakat.

2.2              Visi dan Misi Perusahaan
NAMA PERUSAHAAN

ALAMAT
LOKASI USAHA


PRODUK
Keripik ubi mercon

Jl. Patimura no.11 Gomong Barat Mataram, Telp 082385662543


Kripik Ubi Mercon
DESKRIPSI
PERNYATAAN
VISI
Meningkatkan nilai harga jual ubi , dan menarik kembali minat masyarakat untuk mengkonsumsi cemilan yang sehat.
MISI
Menggunakan bahan baku yang berkualitas dan tetap berinovasi serta mempertahankan kehigenisan produk.
TUJUAN BISNIS
Meraih keberhasilan usaha 2017  :
Pendapatan Rp.  7.500.000,00 /bulan
Laba kotor Rp. 2.267.000,00/bulan
Laba bersih Rp.2.073.000,00/bulan
Jumlah outlet : 1




3.      Jenis Produk & Analisis Pesaing
3.1. Jenis Produk
Kripik ubi mercon ,kripik ini memiliki cita rasa yang berbeda dari kripik ubi pada umumnya.
 Jenis produk yang kami tawarkan disini adalah ubi yang diolah menjadi keripik yang ditambahkan dengan rasa khas Sasak yaitu rasa pedas dan gurih yang membuat kita makin berselera dan makin semangat untuk memakannya.
Produk kami ini sangat cocok untuk dijadikan cemilan dan dijadikan lauk, karena memiliki rasa dan sensai yang pedas dan gurih . kripik ini juga memiliki sensai yang berbeda saat dimakan sehingga sangat cocok dijadikan cemilan saat ada acara ngumpul-ngumpul dan sangat cocok untuk para pencinta pedas gurih

.     


3.2.             Analisis Pesaing

Kripik ubi Mercon
Pesaing 2:
Pesaing 3:
Ukuran/ Skala Perusahaan
Mikro
mikro
Mikro
Lama Beroperasi
1
3
2
Jumlah Karyawan
5
3
2
Pangsa Pasar
27%
13%
10%
Strategi Promosi
Lewat internet , dan promosi dari teman-teman kampus dan teman-teman kos
-
-
Harga
Bisa terjangkau oleh semua kalangan
Agak mahal
Lebih mahal
Kualitas pelayanan
Prima
Biasa
Biasa

4.       Deskripsi pasar
Di wilayah produksi  yaitu kota Mataram ( ibu kota), konsumsi akan bahan baku yang  akan kita olah  (ubi) cendrung berkurang. Maka disini kita memanfaatkan bahan baku tersebut untuk kita olah dengan cita rasa berbeda agar dapat menarik minat konsumen kembali untuk mengkonsumsi ubi .
Walaupun saat ini banyak terdapat produk keripik pedas yang beredar di pasaran namun dengan adanya inovasi baru, diharapkan mampu bersaing di pasar.
Ubi memang banyak tumbuh di daerah-daerah lain, tetapi olahan dengan cita rasa baru yang menggunakan bumbu khas sasak  yang terkenal pedas. Dengan inovasi ini dapat menjadi makanan khas sasak yang dicari atau digemari oleh wisatawan lokal untuk dijadikan buah tangan .

5.       Rencana Pemasaran
-          Memberikan  produk  yang berkualitas, higienis, dan enak
-          Peningkatan layanan prima melalui hubungan akrab dengan pelanggan dan penggemar
-          Menerima layanan pesanan untuk acara-acara tertentu
5.1. produk
 Produksi kripik merecon saat ini,baru-baru saja di produksi, dan masih di promosikan dikalangan masyarakat. Produk kripik mercon ini sudah cukup memikat hati masyarakat untuk mencoba dan penjualan di pasar tradisional cukup meningkat. Kemudian produk kripik mercon ini berencana untuk mengundang para ibu-ibu yang tidak memiliki perkerjaan untuk di jadikan sebagai tenaga kerja dan mendistribusikan produk kripik mercon ini agar lebih di minati oleh masyarakat lokal maupun pelancong.
5.2. Harga
Berdasarkan hasil survei di lapangan, masyarakat kota Mataram pada khususnya dan masyarakat Lombok pada umumnya memiliki kecenderungan untuk lebih banyak mengkonsumsi barang-barang yang harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan barang-barang yang harganya relatif lebih tinggi.
Harga yang ditawarkan merupakan harga yang sesuai dengan harga yang ada di pasaran pada umumnya, mudah dijangkau, dan penentuan harga yang didapat dari perhitungan dan kalkulasi yang matang.
5.3. Tempat
Berbeda dengan usaha-usahaa kecil lain, usaha kami memiliki lokasi usaha yang tidak memerlukan biaya besar agar modal yang kami tawarkan untuk menjalankan usaha ini tidak terlalu besar dengan pertimbangan ini kami memilih lokasi yang terletak ditengah tengah permukiman masyarakat agar biaya sewa tidak terlau mahal. Karena apabila dibandingkan  dengan lokasi yang berada ditepi jalan raya yang lokasinya lebih strategis otomatis biaya sewa lebih mahal.
Dalam hal pemasaran, usaha kripik ubi mercon ini kami distribusikan kepada pedagang-pedagang kecil serta pasar tradsisional. Produk ubi mercon ini juga disebarkan oleh pedagang kaki lima serta dititipkan ditempat pembelian oleh-oleh.
5.4. Promosi
Bisnis usaha kripik mercon ini dipromosiksn dengan cara menawarkan kepada teman-teman terdekat ataupun mahasiswa untuk mencoba rasa dari keripik mercon ini. Dan melalui inernet yang memberikan ketertarikan untuk mencoba rasa dari kripik ubi mercon tersebut dan melalu8 internet juga dapat mempermudah untuk memperkenalkan produk yang akan dipasarkankepada para konsumen.Namun sebelum itu, pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan nama untuk usaha yang akan kita dirikan, setelah itu kita harus membuat suatu kemasan yang lebih menarik dari pra pesaing, hal ini akan memberikan stimulan kepada pelanggan untuk mencicipi produk yang akan kita pasarkan.
5.5. Positioning
Usaha kripik ubi mercon ini, memposisikan diri untuk menjadi produk yang akan mampu berdaya saing ditengah-tengah beragamnya berbagai kuliner yang ada disekitar masyarakat. kripik ini memiliki cita rasa yang berbeda dari kripik ubi pada umumnya.

6.       pengolaan Perusahaan
            Manajemen dan Organisasi
            Manajemen Kripik Ubi Mercon adalah masyarakat yang tinggal disekitar lokasi perusahaan yang mempunyai keterampilan dalam menjalankan tugasnya dalam membuat kripik tersebut. Dalam pendirian usaha ini awalnya hanya memiliki tenaga kerja dari pihak pengelola usaha saja, tapi setelah banyaknya permintaan dari konsumen maka semakin bertambah pula jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Dan hal ini membuat pengelola usaha untuk mengajak masyarakat  menjadi karyawan agar  dapat  menyeimbangi antara permintaan dengan jumlah barang yang diproduksi. Saat ini sistem organisasi usaha kripik ubi mercon adalah sebagai berikut:
·         Satu  orang maneger
·         Dua  orang karyawan
·         Dua orang tenaga pemasaran sekaligus pendistribusian

No.
Nama pekerjaan
Jenis kelamin
Jumlah
1.
Manager
Laki-laki
1
2.
Karyawan (produksi)
perempuan
2
3.
Tenaga  pemasaran
Laki-laki dan perempuan
2




         Jumlah


5


Manajemen kerja usaha kripik ini yaitu mempunyai waktu kerja yang berbeda-beda. Karyawan bagian produksi mendapat 8jam kerja dimulai dari pukul 08.00 pagi sampai pukul 04.00 sore dengan memberikan waktu istirahat pada pukul 12.00, dan mulai kembali bekerja pada pukul  01.00 siang sampai pukul 04.00. sedangkan tenaga pemasaran mendapat 10 jam

7.       Nilai Ekonomis, Penentuan Harga dan Perkiraan Pengembalian Modal
Dikarenakan produk yang ditawarkan adalah produk barang, tentu saja nilai tambah yang akan diperoleh cukup besar dan tergantung pada kualitas barang yang diberikan . Berikut ini adalah perhitungan sederhana analisis usaha dan nilai ekonomis dari usaha barang  penjualan kripik ubi mercon.


No.
U r a i a n
Jumlah (Rp)
Jumlah total (Rp)
A.
Biaya Tetap

1.
Sewa tempat/ tahun
10.000.000,00

2.
mesin dan peralatan
7.000.000,00





Jumlah Sub Total

17.000.000,00
B.
Biaya Variabel
1.
Bahan dan perlengkapan
1.500.000,00

2.
Tenaga kerja
2.500.000,00

3.
Transportasi
100.000,00

4.
Listrik
150.000,00

5.
Telpon
50.000,00

6.
Promosi dan Pemasaran
100.000,00

Jumlah sub total
4.400.000,00
T o t a l
       21.400.000,00
Dana cadangan  (10% dari total)
   2.140.000,00
Jumlah kebutuhan total
 23.540.000,00

1.  Jumlah produk barang yang dihasilkan  :
                              a.   Per hari                                                                : 50 bungkus
b.   Per bulan (30 hari)                                                          :  1500 bungkus
2. Nilai jual produk perbungkus                                                             : Rp 5000
a.  Nilai jual selama  1 hari                                        : Rp.250.000,00
b.  Nilai jual selama 1 bulan (30 hari)                                  : Rp 7.500.000,00

Perhitungan Laba – Rugi

1. Mesin dan peralatan diasumsikan memiliki nilai ekonomis 3 tahun,  maka nilai penyusutan  per periode produksi (1 bulan)  adalah  Rp 1 = Rp 7000.000,00/36 @   Rp 194.000,00
      2.  Sewa tempat per bulan  Rp  10.000.000,00/12 =  Rp 833.000,00
3.  Kebutuhan biaya produksi rata-rata per bulan  = 
Rp 194.000,00 +  Rp 833.000,00 + Rp 4.400.000,00  = 
Rp. 5.427.000,00  
4. Proyeksi  laba per bulan  =  Rp 7.500.000 – Rp 5.427.000,00 =  Rp 2.073.000,00
Perhitungan lamanya modal dapat kembali dan BEP (Break Event Point) atau batas rugi laba adalah sebagai berikut:
•{(Keuntungan + penyusutan) / Modal Investasi } x 100%

Pengembalian modal    :
                2.073.000,00 + 194.000,00 +  833.000,00
———————————————————————     X 100 %   =       18,24%
                        17.000.000,00
   BEP Harga :
 Total  biaya dlm 1 bulan /produksi kripik (per bungkus)
             5.427.000,00                    
                ___________   =  Rp. 3.618,00
                     1.500 
BEP Volume Produksi/bln          :
                      5.427.000,00
                       __________     =   1.085 bungkus kripik
                             5000
Modal usaha akan terlunasi sebesar 18,24 % setiap bulannya.  Ini berarti dalam jangka waktu sekitar  6-7 bulan,  seluruh biaya investasi sudah terlunasi.  Sementara  batas rugi laba (BEP/Break Event Point) usaha berada pada produksi sebanyak 1.085 bungkus kripik / bulan  dengan harga jasa Rp 3.618/ bungkus kripik
8.  Penanggungjawab
             Sopan Ardiyan
Kripik Ubi Mercon
           Jl. Patimura no.11 Gomong Barat Mataram,
           Telp. 082385662543

Rencana Bisnis/kripik Ubi mERCON

Makalah DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN KEMISKINAN : tugas ekonomi pembngunan

MAKALAH EKONOMI PEMBANGUNAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN KEMISKINAN Oleh KEL0...