TUGAS
KEWIRAUSAHAAN
Nama
Kelompok :9
v Rini
Wulandari(A1A016123)
v Rosdiatul
Amni(A1A016127)
v Sarwo
Edi Wibowo(A1A016131)
v Sopan
Ardiyan(A1A016135)
v Sundusiah(A1A016138)
Nama perusahaan
Emoticon
Sejahtera
outlet
: Jl. Pendidikan no 11 Gomong Barat
Mataram
Telp. 085205300345
Delivery Hotline Serice : 083129903215
Ringkasan
Eksekutif
Srawut Emoticon adalah
sebuah produk yang dibuat dengan olahan yang sederhana, hanya dengan bahan
alami yaitu singkong yang ditambahkan dengan gula merah dan coklat bubuk . Srawut memang sudah banyak terjual
dipasar-pasar tradisional tetapi dengan adanya tambahan inovasi emoticon-emoticon
lucu dan menarik diharapkan akan bisa bertahan dan laku dipasaran serta toko-toko terdekat. Srawut dengan emoticon
lucu dan kemasan yang instan sangat cocok untuk dijadikan cemilan.
Merk dari produk kami ini
yaitu srawut emoticon yang diproduksi oleh perusahaan Emoticon sejahtera yang
beralamat di jl. Pendidikan no 11 mataram.
Saat ini kita ketahui
banyak dari kalangan masyarakat yang sudah jarang mengkonsumsi singkong.
Padahal , singkong baik untuk kesehatan. Hal
inilah yang membuat kami berinovasi membuat srawut emoticon, agar banyak dari
masyarakat khususnya yang ada di sekitaran mataram agar mau mengkonsumsi
singkong dengan adanya inovasi ini. Singkong sangat banyak ditanam oleh masyarakat
yang ada di kampong. Kalau bukan kita yang mengkonsumsinya,siapa lagi?
Prioritas utama dari
usaha srawut emoticon ini adalah untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu,
menambah nilai jual singkong juga kami harapkan. Pembuatan ruko yang ramai juga menjadi impian
kami, yang tentunya banyak pembeli. Perencanaan usaha akan berjalan ditahun 2017,
dimana modal dan pembiayaan dipinjam dari bank Syariah.
Strategi pemasaran kami
disini yaitu mempromosikan lewat internet dan teman-teman kampus. Dengan ini diharapkan
srawut emoticon laku terjual di pasaran .
Sasaran pasar dari produk kami ini yaitu kalangan muda dan
anak-anak yang tentunya menyukai emoticon-emoticon lucu. Walaupun mereka
sebenarnya jarang mengkonsumsi singkong yang untuh,tetapi dengan adanya inovasi
srawut emoticon ini diharapkan mereka gemar mengkonsumsinya.
1. Deskripsi
konsep bisnis
Salah
satu bentuk usaha dagang yang menawarna salah satu hasil bumi yang diolah
menjadi makanan lezat dan disukai oleh masyarakat. Bisnis ini akan direncanakan
untuk didirikan pada tahun 2017.
Bisnis
srawut emoticon ini menggunakan
bahan baku singkong yang sudah dikenal masyarakat. Walaupun
masyarakat sudah tidak asing lagi dengan singkong
tetapi disini kita mengolah singkong menggunakan campuran serawut kelapa dan gula merah, serta coklat.
2. Tujuan
dan sasaran
2.1
Tujuan
Bisnis srawut emoticon adalah bisnis
yang memfokuskan diri pada usaha dagang dimana tujuannya terutama dalam bidang
kuliner memberikan kesan baru
dengan emoticonnya yang beragam.
Dengan direncanakannya
bisnis ini di harapkan dapat membuka
kesempatan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar tempat produksi.
Dan meningkatkan
pendapatan ,baik pemilik perusahaan maupun masyarakat.
2.2
Visi dan Misi
Perusahaan
NAMA PERUSAHAAN
ALAMAT
LOKASI USAHA
PRODUK
|
Emoticon Sejahtera
Jl.
Pendidikan
no.11
Gomong Barat Mataram, Telp 082385662543
srawut emoticon
|
|
DESKRIPSI
|
PERNYATAAN
|
|
VISI
|
Meningkatkan
nilai harga jual singkong , dan menarik kembali minat masyarakat untuk mengkonsumsi
cemilan yang sehat.
|
|
MISI
|
Menggunakan
bahan baku yang berkualitas dan tetap berinovasi serta mempertahankan
kehigenisan produk.
|
|
TUJUAN
BISNIS
|
Meraih
keberhasilan usaha 2017 :
Pendapatan
Rp. 7.350.000,00/bulan
Laba
kotor Rp.2.950.000,00/bulan
Laba
bersih Rp.1.923.000,00/bulan
Jumlah
outlet : 1
|
|
3. Jenis
Produk & Analisis Pesaing
3.1.
Jenis Produk
Jenis
produk yang kami tawarkan disini
adalah katagori cemilan
atau makanan ringan yang bisa dikonsumsi
oleh semua kalangan baik anak-anak maupun orang yang sudah lansia, bisa dikonsumsi kapan
saja dan dimana saja. Produk ini merupakan inovasi baru yang bahan bakunya adalah singkong. Singkong tersebut
diolah
menjadi rawut dan dicampur dengan parutan kelapa dan diisi dengan
gula merah serta ditambahkan toping coklat dengan bentuk emoticon yang lucu.
Produk ini merupakan salah satu makanan yang cukup sehat dan bisa menjadi alternatif untuk
yang orang-orang yang menjalankan program diet terutama bagi remaja-remaja putri yang
ingin memiliki tubuh yang ideal, karena singkong
memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi tetapi memiliki kalori yang rendah.
produk kami ini sangat cocok untuk dijadikan cemilan untuk acara-acara keluarga maupun acara-acara berkumpul dengan teman-teman, karena memiliki rasa dan sensai yang manis dan gurih. Sehingga dapat menghidupkan suasana.
3.2.
Analisis Pesaing
Srawut emoticon
|
Pesaing 2:
|
Pesaing 3:
|
|
Ukuran/
Skala Perusahaan
|
Mikro
|
Mikro
|
Mikro
|
Lama
Beroperasi
|
1
|
3
|
2
|
Jumlah
Karyawan
|
5
|
3
|
2
|
Pangsa Pasar
|
27%
|
13%
|
10%
|
Strategi
Promosi
|
Lewat internet , dan promosi dari
teman-teman kampus dan teman-teman kos
|
-
|
-
|
Harga
|
Bisa terjangkau oleh semua kalangan
|
Agak mahal
|
Lebih mahal
|
Kualitas pelayanan
|
Prima
|
Biasa
|
Biasa
|
Kelebihan dan kelemahan produk
Kelebihan produk kami dari produk pesaing satu dan dua adalah produk
kami lebih menarik dibandingkan dengan produk
yang lain. Karena disini inovasi kami
ini merupakan inovasi yang baru yaitu dengan
adanya emoticon lucu yang membuat produk kami berbeda.
Sedangkan kelemahannya, produk srawut emoticon ini merupakan produk yang tidak tahan lama. Jadi kami harus
mengetahui dan menghitung berapa produk yang kami produksi setiap harinya agar produk kami tidak ada yang tersisa sama sekali, karena produk kami ini hanya bisa bertahan satu-dua hari.
4. Deskripsi
pasar
Di
wilayah produksi yaitu kota Mataram (
ibu kota), konsumsi akan bahan baku yang
akan kita olah (singkong) cendrung berkurang.
Maka disini kita memanfaatkan bahan baku tersebut untuk kita olah dengan cita
rasa berbeda agar dapat menarik minat konsumen kembali untuk mengkonsumsi singkong .
Walaupun
saat ini banyak terdapat produk singkong
parut yang beredar di pasaran namun dengan adanya inovasi
baru, diharapkan mampu bersaing di pasar.
Singkong memang banyak tumbuh di daerah-daerah lain,
tetapi olahan dengan cita rasa baru yang menggunakan tambahan emoticon yang menarik.
Dengan inovasi ini dapat menjadi makanan khas sasak yang dicari atau digemari
oleh wisatawan lokal untuk dijadikan buah tangan .
Peluang bisnis
Kami membuat srawut emoticon ini
sudah menganalisi bagaimana peluang
bisnis kedepan. Walaupun kita ketahui banyak penjual di pasar-pasar tradisional
yang menjual singkong tambahan gula merah biasa,tetapi jarang sekali bahkan
tidak ada yang menjual srawut dengan campuran susu coklat dan ditambahkan
emoticon lucu. Hal ini yang menjadi daya tarik tersendiri dari usaha kami.
5. Rencana
Pemasaran
-
Memberikan produk
yang berkualitas, higienis, dan enak
-
Peningkatan layanan
prima melalui hubungan akrab dengan pelanggan dan penggemar
-
Menerima layanan
pesanan untuk acara-acara tertentu
5.1. produk
Produksi singkong
parut memang sudah sering di produksi,tetapi masih di promosikan
dikalangan masyarakat. Produk srawut
emoticon ini sudah cukup memikat hati masyarakat
untuk mencoba. Kemudian srawut emoticon ini
berencana untuk mengundang para ibu-ibu yang tidak memiliki perkerjaan untuk di
jadikan sebagai tenaga kerja dan mendistribusikan produk srawut agar lebih di minati
oleh masyarakat lokal maupun pelancong.
Cara Pmbuatan Srawut Emoticon
1. 1/2 kg singkong
2.
100
gr gula jawa
3.
100
gr coklat bubuk
4.
secukupnya
kelapa parut
5.
Cetakan
Langkah
1.
Panaskan
kukusan terlebih dahulu, Kupas Singkong, lalu cuci bersih, dan parut Singkong.
2.
Parutan Singkong dimasukkan ke dalam cetakan yang
sudah disediakan.
3.
Lalu
masukan ke dalam kukusan dan kukus kurang Lebih 30 menit.
4.
Setelah
dikukus, angkat srawut dan lapisi dengan kertas minyak lalu gambar emoticon-emoticon lucu yang menarik
selera.
5.
Jangan
lupa tambahkan coklat bubuk yang membuat srawut semakin cantik dan manis.
6.
Selanjutnya
srawut siap untuk dikemas dan
didistribusikan.
Strategi Pengemasan
Kemasan sebuah produk
merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi banyaknya penjualan atau minatnya
konsumen terhadap produk tersebut.
Kami mengemas produk kami
dengan mika transparan, yang
akan memperlihatkan lucunya emoticon-emoticon dan didalamnya dilapisi dengan
kertas anti minyak. Di luar mika transparan itu kami tempel merk yang terdiri dari dentitas perusahaan kami.
5.2. Harga
Berdasarkan hasil survei di lapangan,
masyarakat kota Mataram pada khususnya dan masyarakat Lombok pada umumnya
memiliki kecenderungan untuk lebih banyak mengkonsumsi barang-barang yang
harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan barang-barang yang harganya
relatif lebih tinggi.
Harga
yang ditawarkan merupakan harga yang sesuai dengan harga yang ada di pasaran
pada umumnya, mudah dijangkau, dan penentuan harga yang didapat dari
perhitungan dan kalkulasi yang matang.
5.3.
Tempat
Berbeda
dengan usaha-usahaa kecil lain, usaha kami memiliki lokasi usaha yang tidak
memerlukan biaya besar agar modal yang kami tawarkan untuk menjalankan usaha
ini tidak terlalu besar dengan pertimbangan ini kami memilih lokasi yang
terletak ditengah tengah permukiman masyarakat agar biaya sewa tidak terlau
mahal. Karena apabila dibandingkan
dengan lokasi yang berada ditepi jalan raya yang lokasinya lebih
strategis otomatis biaya sewa lebih mahal.
Dalam
hal pemasaran, usaha singkong parut
gula merah yang ditambahakan emoticon lucu ini
kami distribusikan kepada pedagang-pedagang kecil serta pasar tradsional.
Produk srawut ini juga disebarkan
oleh pedagang kaki lima serta dititipkan ditempat pembelian oleh-oleh.
5.4.
Promosi
Bisnis
usaha srawut emoticon ini dipromosiksn dengan cara menawarkan kepada
teman-teman terdekat ataupun mahasiswa untuk mencoba rasa dari srawut emoticon
ini. Dan melalui internet
yang memberikan ketertarikan untuk mencoba rasa dari serawut emotikon tersebut
dan melalui internet juga dapat mempermudah untuk memperkenalkan produk yang
akan dipasarkankepada para konsumen.Namun sebelum itu, pertama yang harus kita
lakukan adalah menyiapkan nama untuk usaha yang akan kita dirikan, setelah itu
kita harus membuat suatu kemasan yang lebih menarik dari pra pesaing, hal ini
akan memberikan stimulan kepada pelanggan untuk mencicipi produk yang akan kita
pasarkan.
STRATEGI PEMASARAN
Dalam usaha untuk memasarkan produk Serawut Emoticon
ini, kami memilih bebrapa strategi diantaranya adalah sebagai berikut:
1.
Pemasaran
melalui internet
Pemasaran
melalui internet ini, ada beberapa cara yang kami lakuakan yaitu:
a.
Membuat
Blog khusus
b.
Membuat
akun media sosial
2.
Pemasaran
dengan cara membuat browsur
Pemasaran
melalui browsur ini dilakukan dengan cara menyebarkan browsur produk kepada masyarakat
dan menempelkannya ditempat tempat umum.
3.
Pemasran
dengan cara menjual atau menitipkan pada warung-warung yang ada di sekitar
pemukiman penduduk.
5.5.
Positioning
Usaha
srawut emoticon ini,
memposisikan diri untuk menjadi produk yang akan mampu berdaya saing
ditengah-tengah beragamnya berbagai kuliner yang ada disekitar masyarakat. Cemilan ini memiliki cita rasa dan karakter yang berbeda
dari cemilan lainnya.
6. Pengelolaan
Perusahaan
Manajemen dan Organisasi
Manajemen srawut emoticon adalah masyarakat
yang tinggal disekitar lokasi perusahaan yang mempunyai keterampilan dalam
menjalankan tugasnya dalam membuatnya.
Dalam pendirian usaha ini awalnya hanya memiliki tenaga kerja dari pihak
pengelola usaha saja, tapi setelah banyaknya permintaan dari konsumen maka
semakin bertambah pula jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Dan hal ini membuat
pengelola usaha untuk mengajak masyarakat
menjadi karyawan agar dapat menyeimbangi antara permintaan dengan jumlah
barang yang diproduksi. Saat ini sistem organisasi usaha adalah sebagai
berikut:
·
Satu orang maneger
·
Dua orang karyawan
·
Dua orang tenaga
pemasaran sekaligus pendistribusian
No.
|
Nama pekerjaan
|
Jenis kelamin
|
Jumlah
|
1.
|
Manager
|
Perempuan
|
1
|
2.
|
Karyawan (produksi)
|
Perempuan
|
2
|
3.
|
Tenaga
pemasaran
|
Laki-laki
|
2
|
Jumlah |
5
|
||
Manajemen kerja usaha
srawut emoticon ini yaitu mempunyai waktu kerja yang berbeda-beda. Karyawan
bagian produksi mendapat 8jam kerja dimulai dari pukul 08.00 pagi sampai pukul
04.00 sore dengan memberikan waktu istirahat pada pukul 12.00, dan mulai
kembali bekerja pada pukul 01.00 siang
sampai pukul 04.00. sedangkan tenaga pemasaran mendapat 10 jam
7.
Nilai Ekonomis,
Penentuan Harga dan Perkiraan Pengembalian Modal
Dikarenakan
produk yang ditawarkan adalah produk barang, tentu saja nilai tambah yang akan
diperoleh cukup besar dan tergantung pada kualitas barang yang diberikan .
Berikut ini adalah perhitungan sederhana analisis usaha dan nilai ekonomis dari
usaha barang penjualan srawut emoticon.
No.
|
U
r a i a n
|
Jumlah
(Rp)
|
Jumlah total (Rp)
|
A.
|
Biaya
Tetap
|
||
1.
|
Sewa
tempat/ tahun
|
10.000.000,00
|
|
2.
|
mesindan
peralatan
|
7.000.000,00
|
|
Jumlah Sub Total |
17.000.000,00
|
||
B.
|
Biaya
Variabel
|
||
1.
|
Bahan
dan perlengkapan
|
1.500.000,00
|
|
2.
|
Tenaga
kerja
|
2.500.000,00
|
|
3.
|
Transportasi
|
100.000,00
|
|
4.
|
Listrik
|
150.000,00
|
|
5.
|
Telpon
|
50.000,00
|
|
6.
|
Promosi
dan Pemasaran
|
100.000,00
|
|
Jumlah sub total |
4.400.000,00
|
||
T
o t a l
|
21.400.000,00
|
||
Dana
cadangan (10% dari total)
|
2.140.000,00
|
||
Jumlah
kebutuhan total
|
23.540.000,00
|
||
1. Jumlah
produk barang yang dihasilkan :
a. Per hari
: 35 bungkus
b. Per bulan (30 hari) : 1.050 bungkus
2. Nilai jual produk perbungkus :
Rp 7000
a. Nilai jual selama
1 hari
: Rp.245.000,00
b.
Nilai jual selama 1 bulan
(30 hari)
: Rp 7.350.000,00
• Perhitungan Laba – Rugi
1. Mesin
dan peralatan diasumsikan memiliki nilai ekonomis 3 tahun, maka nilai penyusutan per periode produksi (1 bulan) adalah
Rp 1 = Rp 7000.000,00/36@Rp 194.000,00
2. Sewa tempat per bulan Rp
10.000.000,00/12 = Rp 833.000,00
3. Kebutuhan
biaya produksi rata-rata per bulan
=
Rp 194.000,00 + Rp833.000,00 + Rp 4.400.000,00 =
Rp. 5.427.000,00
4. Proyeksi
laba per bulan = Rp7.350.000,00 – Rp 5.427.000,00
= Rp 1.923.000,00
Perhitungan lamanya modal dapat kembali
dan BEP (Break Event Point) atau batas rugi laba adalah sebagai berikut:
•{(Keuntungan
+ penyusutan) / Modal Investasi } x 100%
• Pengembalian modal :
1.923.000,00+ 194.000,00
+ 833.000,00
——————————————————————— X 100 %
= 17,4%
17.000.000,00
BEP Harga :
•Total biayadlm 1 bulan /produksi srawut (per
bungkus)
5.427.000,00
___________ = Rp.
5.168,00
1.050
BEP
Volume Produksi/bln :
5.427.000,00
5.427.000,00
__________ =
775 bungkus srawut
7000
Modal
usaha akan terlunasi sebesar 17,4
% setiap bulannya. Ini berarti dalam
jangka waktu sekitar 6-7
bulan, seluruh biaya investasi sudah
terlunasi. Sementara batas rugi laba (BEP/Break Event
Point) usaha berada pada produksi sebanyak 775bungkus
srawut/ bulan dengan harga jasa Rp 5.168/ bungkus srawut.
8.
Penanggungjawab
Sopan Ardiyan
srawut emoticon
Jl. Pendidikan no.11 Gomong Barat Mataram,
Telp. 085205300345
Tidak ada komentar:
Posting Komentar