Selasa, 10 Oktober 2017

Rencana bisnis srawut emotikon



TUGAS KEWIRAUSAHAAN

Nama Kelompok :9
v          Rini Wulandari(A1A016123)
v         Rosdiatul Amni(A1A016127)
v     Sarwo Edi Wibowo(A1A016131)
v     Sopan Ardiyan(A1A016135)
v     Sundusiah(A1A016138)





Nama perusahaan
Emoticon Sejahtera
                                    outlet : Jl. Pendidikan no 11 Gomong Barat Mataram
                                   Telp. 085205300345
                                    Delivery Hotline Serice            :  083129903215
                                    Email                            :  Oppenk155@gmail.com
                                                                           Bowowibowo354@yahoo.co.id


                                               









Ringkasan Eksekutif
Srawut Emoticon adalah sebuah produk yang dibuat dengan olahan yang sederhana, hanya dengan bahan alami yaitu singkong yang ditambahkan dengan gula merah dan  coklat bubuk .  Srawut memang sudah banyak terjual dipasar-pasar tradisional tetapi dengan adanya tambahan inovasi emoticon-emoticon lucu dan menarik diharapkan akan bisa bertahan dan laku dipasaran serta  toko-toko terdekat. Srawut dengan emoticon lucu dan kemasan yang instan sangat cocok untuk dijadikan cemilan.
Merk dari produk kami ini yaitu srawut emoticon yang diproduksi oleh perusahaan Emoticon sejahtera yang beralamat di jl. Pendidikan no 11 mataram.
Saat ini kita ketahui banyak dari kalangan masyarakat yang sudah jarang mengkonsumsi singkong. Padahal , singkong baik untuk kesehatan.  Hal inilah yang membuat kami berinovasi membuat srawut emoticon, agar banyak dari masyarakat khususnya yang ada di sekitaran mataram agar mau mengkonsumsi singkong dengan adanya inovasi ini. Singkong sangat banyak ditanam oleh masyarakat yang ada di kampong. Kalau bukan kita yang mengkonsumsinya,siapa lagi?
Prioritas utama dari usaha srawut emoticon ini adalah untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, menambah nilai jual singkong juga kami harapkan.  Pembuatan ruko yang ramai juga menjadi impian kami,  yang tentunya banyak pembeli.  Perencanaan usaha akan berjalan ditahun 2017, dimana modal dan pembiayaan dipinjam dari bank Syariah.
Strategi pemasaran kami disini yaitu mempromosikan lewat internet dan teman-teman kampus. Dengan ini diharapkan srawut emoticon laku terjual di pasaran .
Sasaran pasar  dari produk kami ini yaitu kalangan muda dan anak-anak yang tentunya menyukai emoticon-emoticon lucu. Walaupun mereka sebenarnya jarang mengkonsumsi singkong yang untuh,tetapi dengan adanya inovasi srawut emoticon ini diharapkan mereka gemar mengkonsumsinya.
1.      Deskripsi konsep bisnis
Salah satu bentuk usaha dagang yang menawarna salah satu hasil bumi yang diolah menjadi makanan lezat dan disukai oleh masyarakat. Bisnis ini akan direncanakan untuk didirikan pada tahun 2017.
Bisnis srawut emoticon ini menggunakan bahan baku singkong  yang sudah dikenal masyarakat. Walaupun masyarakat sudah tidak asing lagi dengan singkong  tetapi disini kita mengolah singkong  menggunakan campuran serawut kelapa dan gula merah, serta coklat.




2.      Tujuan dan sasaran
2.1              Tujuan
Bisnis srawut emoticon adalah bisnis yang memfokuskan diri pada usaha dagang dimana tujuannya terutama dalam bidang kuliner memberikan kesan baru dengan emoticonnya yang beragam.
Dengan direncanakannya bisnis ini di harapkan dapat membuka  kesempatan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar tempat produksi.
Dan meningkatkan pendapatan ,baik pemilik perusahaan maupun masyarakat.

2.2              Visi dan Misi Perusahaan
NAMA PERUSAHAAN

ALAMAT
LOKASI USAHA


PRODUK
Emoticon Sejahtera


Jl. Pendidikan no.11 Gomong Barat Mataram, Telp 082385662543


srawut emoticon
DESKRIPSI
PERNYATAAN
VISI
Meningkatkan nilai harga jual singkong , dan menarik kembali minat masyarakat untuk mengkonsumsi cemilan yang sehat.
MISI
Menggunakan bahan baku yang berkualitas dan tetap berinovasi serta mempertahankan kehigenisan produk.
TUJUAN BISNIS
Meraih keberhasilan usaha 2017  :
Pendapatan Rp.  7.350.000,00/bulan
Laba kotor Rp.2.950.000,00/bulan
Laba bersih Rp.1.923.000,00/bulan
Jumlah outlet : 1






3.      Jenis Produk & Analisis Pesaing
3.1. Jenis Produk
Jenis produk yang kami tawarkan disini adalah katagori cemilan atau makanan ringan  yang bisa dikonsumsi oleh semua kalangan baik anak-anak maupun  orang yang sudah lansia, bisa dikonsumsi kapan saja dan dimana saja. Produk ini merupakan inovasi baru  yang bahan bakunya adalah singkong. Singkong tersebut diolah menjadi rawut dan dicampur dengan parutan kelapa dan diisi dengan gula merah serta ditambahkan toping coklat dengan bentuk  emoticon  yang  lucu.  
Produk ini merupakan salah satu makanan  yang cukup sehat dan bisa menjadi alternatif untuk  yang orang-orang yang menjalankan  program  diet terutama bagi remaja-remaja putri yang ingin memiliki tubuh  yang ideal, karena singkong memiliki kandungan karbohidrat  yang  cukup tinggi tetapi memiliki kalori  yang  rendah. produk kami ini sangat cocok untuk dijadikan cemilan untuk acara-acara keluarga maupun  acara-acara  berkumpul dengan teman-teman,  karena memiliki rasa dan sensai yang manis dan gurih. Sehingga dapat menghidupkan suasana.
3.2.             Analisis Pesaing

Srawut emoticon
Pesaing 2:
Pesaing 3:
Ukuran/ Skala Perusahaan
Mikro
Mikro
Mikro
Lama Beroperasi
1
3
2
Jumlah Karyawan
5
3
2
Pangsa Pasar
27%
13%
10%
Strategi Promosi
Lewat internet , dan promosi dari teman-teman kampus dan teman-teman kos
-
-
Harga
Bisa terjangkau oleh semua kalangan
Agak mahal
Lebih mahal
Kualitas pelayanan
Prima
Biasa
Biasa

Kelebihan dan kelemahan produk
Kelebihan produk  kami dari produk pesaing satu dan dua adalah produk  kami lebih menarik dibandingkan dengan produk  yang lain. Karena disini inovasi kami ini merupakan inovasi  yang baru yaitu dengan adanya  emoticon lucu  yang  membuat produk  kami  berbeda.
Sedangkan kelemahannya,  produk srawut  emoticon  ini merupakan produk  yang  tidak tahan lama.  Jadi  kami  harus mengetahui dan menghitung berapa produk  yang  kami produksi setiap harinya  agar  produk  kami  tidak ada  yang tersisa sama sekali, karena produk  kami ini hanya bisa bertahan satu-dua hari.
4.       Deskripsi pasar
Di wilayah produksi  yaitu kota Mataram ( ibu kota), konsumsi akan bahan baku yang  akan kita olah  (singkong) cendrung berkurang. Maka disini kita memanfaatkan bahan baku tersebut untuk kita olah dengan cita rasa berbeda agar dapat menarik minat konsumen kembali untuk mengkonsumsi singkong .
Walaupun saat ini banyak terdapat produk singkong parut yang beredar di pasaran namun dengan adanya inovasi baru, diharapkan mampu bersaing di pasar.
Singkong  memang banyak tumbuh di daerah-daerah lain, tetapi olahan dengan cita rasa baru yang menggunakan tambahan emoticon yang menarik. Dengan inovasi ini dapat menjadi makanan khas sasak yang dicari atau digemari oleh wisatawan lokal untuk dijadikan buah tangan .
Peluang bisnis
Kami membuat srawut emoticon ini sudah menganalisi  bagaimana peluang bisnis kedepan. Walaupun kita ketahui banyak penjual di pasar-pasar tradisional yang menjual singkong tambahan gula merah biasa,tetapi jarang sekali bahkan tidak ada yang menjual srawut dengan campuran susu coklat dan ditambahkan emoticon lucu. Hal ini yang menjadi daya tarik tersendiri dari usaha kami.




5.       Rencana Pemasaran
-          Memberikan  produk  yang berkualitas, higienis, dan enak
-          Peningkatan layanan prima melalui hubungan akrab dengan pelanggan dan penggemar
-          Menerima layanan pesanan untuk acara-acara tertentu
5.1. produk
 Produksi singkong parut memang sudah sering di produksi,tetapi masih di promosikan dikalangan masyarakat. Produk srawut emoticon ini sudah cukup memikat hati masyarakat untuk mencoba. Kemudian srawut emoticon ini berencana untuk mengundang para ibu-ibu yang tidak memiliki perkerjaan untuk di jadikan sebagai tenaga kerja dan mendistribusikan produk srawut agar lebih di minati oleh masyarakat lokal maupun pelancong.
Cara Pmbuatan Srawut Emoticon
1.      1/2 kg singkong
2.      100 gr gula jawa
3.      100 gr coklat bubuk
4.      secukupnya kelapa parut
5.      Cetakan
Langkah
1.      Panaskan kukusan terlebih dahulu, Kupas Singkong, lalu cuci bersih, dan parut Singkong.
2.      Parutan  Singkong dimasukkan ke dalam cetakan yang sudah disediakan.
3.      Lalu masukan ke dalam kukusan dan kukus kurang Lebih 30 menit.
4.      Setelah dikukus, angkat srawut dan lapisi dengan kertas minyak lalu  gambar emoticon-emoticon lucu yang menarik selera.
5.      Jangan lupa tambahkan coklat bubuk yang membuat srawut semakin cantik dan manis.
6.      Selanjutnya srawut  siap untuk dikemas dan didistribusikan.
Strategi Pengemasan
            Kemasan sebuah produk merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi banyaknya penjualan atau minatnya konsumen terhadap produk tersebut.
            Kami mengemas produk kami dengan mika transparan, yang akan memperlihatkan lucunya emoticon-emoticon dan didalamnya dilapisi dengan kertas anti minyak. Di luar mika transparan itu kami tempel merk  yang terdiri dari dentitas perusahaan kami.


5.2. Harga
Berdasarkan hasil survei di lapangan, masyarakat kota Mataram pada khususnya dan masyarakat Lombok pada umumnya memiliki kecenderungan untuk lebih banyak mengkonsumsi barang-barang yang harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan barang-barang yang harganya relatif lebih tinggi.
Harga yang ditawarkan merupakan harga yang sesuai dengan harga yang ada di pasaran pada umumnya, mudah dijangkau, dan penentuan harga yang didapat dari perhitungan dan kalkulasi yang matang.
5.3. Tempat
Berbeda dengan usaha-usahaa kecil lain, usaha kami memiliki lokasi usaha yang tidak memerlukan biaya besar agar modal yang kami tawarkan untuk menjalankan usaha ini tidak terlalu besar dengan pertimbangan ini kami memilih lokasi yang terletak ditengah tengah permukiman masyarakat agar biaya sewa tidak terlau mahal. Karena apabila dibandingkan  dengan lokasi yang berada ditepi jalan raya yang lokasinya lebih strategis otomatis biaya sewa lebih mahal.
Dalam hal pemasaran, usaha singkong parut gula merah yang ditambahakan emoticon lucu ini kami distribusikan kepada pedagang-pedagang kecil serta pasar tradsional. Produk srawut ini juga disebarkan oleh pedagang kaki lima serta dititipkan ditempat pembelian oleh-oleh.
5.4. Promosi
Bisnis usaha srawut emoticon ini dipromosiksn dengan cara menawarkan kepada teman-teman terdekat ataupun mahasiswa untuk mencoba rasa dari srawut emoticon ini. Dan melalui internet yang memberikan ketertarikan untuk mencoba rasa dari serawut emotikon tersebut dan melalui internet juga dapat mempermudah untuk memperkenalkan produk yang akan dipasarkankepada para konsumen.Namun sebelum itu, pertama yang harus kita lakukan adalah menyiapkan nama untuk usaha yang akan kita dirikan, setelah itu kita harus membuat suatu kemasan yang lebih menarik dari pra pesaing, hal ini akan memberikan stimulan kepada pelanggan untuk mencicipi produk yang akan kita pasarkan.

STRATEGI PEMASARAN
Dalam usaha untuk memasarkan produk Serawut Emoticon ini, kami memilih bebrapa strategi diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Pemasaran melalui internet
Pemasaran melalui internet ini, ada beberapa cara yang kami lakuakan yaitu:
a.       Membuat Blog khusus
b.      Membuat akun media sosial
2.      Pemasaran dengan cara membuat browsur
Pemasaran melalui browsur ini dilakukan dengan cara menyebarkan browsur produk kepada masyarakat dan menempelkannya ditempat tempat umum.
3.      Pemasran dengan cara menjual atau menitipkan pada warung-warung yang ada di sekitar pemukiman penduduk.
5.5. Positioning
Usaha srawut emoticon ini, memposisikan diri untuk menjadi produk yang akan mampu berdaya saing ditengah-tengah beragamnya berbagai kuliner yang ada disekitar masyarakat. Cemilan ini memiliki cita rasa dan karakter yang berbeda dari cemilan lainnya.
6.       Pengelolaan Perusahaan
            Manajemen dan Organisasi
            Manajemen srawut emoticon adalah masyarakat yang tinggal disekitar lokasi perusahaan yang mempunyai keterampilan dalam menjalankan tugasnya dalam membuatnya. Dalam pendirian usaha ini awalnya hanya memiliki tenaga kerja dari pihak pengelola usaha saja, tapi setelah banyaknya permintaan dari konsumen maka semakin bertambah pula jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Dan hal ini membuat pengelola usaha untuk mengajak masyarakat  menjadi karyawan agar  dapat  menyeimbangi antara permintaan dengan jumlah barang yang diproduksi. Saat ini sistem organisasi usaha adalah sebagai berikut:
·         Satu  orang maneger
·         Dua  orang karyawan
·         Dua orang tenaga pemasaran sekaligus pendistribusian


No.
Nama pekerjaan
Jenis kelamin
Jumlah
1.
Manager
Perempuan
1
2.
Karyawan (produksi)
Perempuan
2
3.
Tenaga  pemasaran
Laki-laki
2




         Jumlah


5


Manajemen kerja usaha srawut emoticon ini yaitu mempunyai waktu kerja yang berbeda-beda. Karyawan bagian produksi mendapat 8jam kerja dimulai dari pukul 08.00 pagi sampai pukul 04.00 sore dengan memberikan waktu istirahat pada pukul 12.00, dan mulai kembali bekerja pada pukul  01.00 siang sampai pukul 04.00. sedangkan tenaga pemasaran mendapat 10 jam

7.       Nilai Ekonomis, Penentuan Harga dan Perkiraan Pengembalian Modal
Dikarenakan produk yang ditawarkan adalah produk barang, tentu saja nilai tambah yang akan diperoleh cukup besar dan tergantung pada kualitas barang yang diberikan . Berikut ini adalah perhitungan sederhana analisis usaha dan nilai ekonomis dari usaha barang  penjualan srawut emoticon.

No.
U r a i a n
Jumlah (Rp)
Jumlah total (Rp)
A.
Biaya Tetap

1.
Sewa tempat/ tahun
10.000.000,00

2.
mesindan peralatan
7.000.000,00





Jumlah Sub Total

17.000.000,00
B.
Biaya Variabel
1.
Bahan dan perlengkapan
1.500.000,00

2.
Tenaga kerja
2.500.000,00

3.
Transportasi
100.000,00

4.
Listrik
150.000,00

5.
Telpon
50.000,00

6.
Promosi dan Pemasaran
100.000,00

Jumlah sub total
4.400.000,00
T o t a l
21.400.000,00
Dana cadangan  (10% dari total)
2.140.000,00
Jumlah kebutuhan total
23.540.000,00

1.  Jumlah produk barang yang dihasilkan  :
                              a.   Per hari                                                                : 35 bungkus
b.   Per bulan (30 hari)                                                         : 1.050 bungkus
2. Nilai jual produk perbungkus                                                            : Rp 7000
a.  Nilai jual selama  1 hari                                       : Rp.245.000,00
b.  Nilai jual selama 1 bulan (30 hari)                                  : Rp 7.350.000,00

Perhitungan Laba – Rugi

1. Mesin dan peralatan diasumsikan memiliki nilai ekonomis 3 tahun,  maka nilai penyusutan  per periode produksi (1 bulan)  adalah  Rp 1 = Rp 7000.000,00/36@Rp 194.000,00
      2.  Sewa tempat per bulan  Rp  10.000.000,00/12 =  Rp 833.000,00
3.  Kebutuhan biaya produksi rata-rata per bulan  = 
Rp 194.000,00 +  Rp833.000,00 + Rp 4.400.000,00  = 
Rp. 5.427.000,00
4. Proyeksi  laba per bulan  =  Rp7.350.000,00 – Rp 5.427.000,00 =  Rp 1.923.000,00
Perhitungan lamanya modal dapat kembali dan BEP (Break Event Point) atau batas rugi laba adalah sebagai berikut:
•{(Keuntungan + penyusutan) / Modal Investasi } x 100%

Pengembalian modal    :
1.923.000,00+ 194.000,00 +  833.000,00
———————————————————————     X 100 %   =      17,4%
                        17.000.000,00
   BEP Harga :
 Total  biayadlm 1 bulan /produksi srawut (per bungkus)
             5.427.000,00                    
          ___________   =  Rp. 5.168,00
              1.050 
BEP Volume Produksi/bln          : 
   5.427.000,00
__________     =   775 bungkus srawut
      7000
Modal usaha akan terlunasi sebesar 17,4 % setiap bulannya.  Ini berarti dalam jangka waktu sekitar  6-7 bulan,  seluruh biaya investasi sudah terlunasi.  Sementara  batas rugi laba (BEP/Break Event Point) usaha berada pada produksi sebanyak 775bungkus srawut/ bulan  dengan harga jasa Rp 5.168/ bungkus srawut.
8.  Penanggungjawab
             Sopan Ardiyan
            srawut emoticon
Jl. Pendidikan no.11 Gomong Barat Mataram,
          Telp. 085205300345

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rencana Bisnis/kripik Ubi mERCON

Makalah DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN KEMISKINAN : tugas ekonomi pembngunan

MAKALAH EKONOMI PEMBANGUNAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DAN KEMISKINAN Oleh KEL0...